Entry pertama setelah sekian lama vakum. Mengikuti saran Mas Habibie untuk buat entry dahulu baru sapa sana sapa sini, maka saya publish entry Saya ini. Sebenarnya entry sudah didraft cukup lama. Tapi, karena si malas datang menghampiri, yah baru diposting sekarang. Enjoy mate.
Hayo, siapa yang belum pernah dengar apa itu Google Analytics? Saya yakin Anda tahu, bahkan sudah menginstallnya di blog Anda. Saya sendiri sudah menginstallnya cukup lama, tapi baru benar-benar 'membacanya' akhir-akhir ini. Dan, Saya benar-benar menyesal mengapa baru sekarang dicermati data-data yang disajikan oleh Google Analytics. Dulu sih masangnya karena keren-kerenan, dan karena gratis. Setelah dipelajari, ternyata ini adalah tool yang sangat powerful!

Singkatnya, Google Analytics adalah alat analisa gratis yang disediakan oleh Google untuk memberikan informasi dan data kepada webmaster informasi-informasi seperti (tapi tidak terbatas) dari mana pengunjung website/blog Anda datang, halaman mana saja yang dikunjungi, berapa lama mereka berada di blog Anda, dan masih banyak lagi. Sebenarnya banyak alat-alat analisa seperti ini yang tersedia, baik gratis maupun berbayar, tapi Saya beropini bahwa Google Analytics termasuk yang terbaik. Dan gratis (eh, sudah saya sebutkan ya).

Okay, Saya tidak akan membahas bagaimana cara instalasi Google Analytics di blog. Petunjuknya sudah tersedia dan sangat mudah diikuti di situs Google Analytics (http://www.google.com/analytics/). Sekarang, setelah alat ini terpasang selama beberapa waktu (paling bagus tunggu setelah 1 bulan terinstalasi, agar cukup banyak data terkumpul), apa yang bisa kita simpulkan dari data-data yang ditampilkan?
  1. Cek sumber utama kedatangan pengunjung blog Anda (traffic sources overview). Apakah dari search engine, ataukah dari referensi website/blog lain, ataukah direct. Nah, contoh kasus adalah data blog Liputan Bisnis Online ini untuk periode 1-30 Juni 2009. Ternyata pengunjung blog ini terutama datang dari referensi blog-blog yang lain (berasal dari link-link komentar-komentar Saya di blog Anda atau tukaran link). Itu besarnya sampai lebih dari 60%. Sedangkan yang dari search engine 23% dan direct sisanya sebesar 14-an%. Itu berarti, blog walking dan komentar Saya di blog-blog Anda yang paling berperan dalam menarik traffic ke blog ini. Apa action plan saya setelah mengetahui data ini? Pertama, Saya ingin tahu blog-blog mana saja yang mendatangkan traffic ke sini. Apakah blog Anda? Bisa jadi. Mari kita lihat datanya:

    Wah, ternyata blognya Mas Rudy Azhar yang berkontribusi paling besar, disusul oleh blog mas Tri Wahyudi (bandwith-nya sudah ditambah belum Mas? Hehe). Bahkan, blog Mas Hengky juga turut partisipasi mendatangkan traffic (mungkin kalau komen-komen Saya lebih kontroversial di MasHengky.com, trafficnya lebih banyak lagi). Action saya yang kedua, tentu saja mempertahankan silahturahmi dengan blog-blog pemberi referensi terbanyak, dan meningkatkan kunjungan terutama ke blog-blog yang referalnya melihat halaman terbanyak setiap kali berkunjung di blog saya(page view/visit). Mengapa? Karena yang tinggal lebih lama untuk melihat lebih banyak, berarti menyukai isi blog saya. Dalam kasus saya, ini adalah pengunjung yang berasal dari blog Mas Ricky Businessman. Padahal saya sadar sekali, komen saya di blog Mas Ricky ini masih sedikit. Jadi potensi untuk mendapatkan traffic lebih banyak dari blog beliau ini masih besar. Berhubung traffic dari search engine juga cukup bagus, ini harus dianalisa lebih mendalam. Ini akan erat hubungannya dengan pemilihan dan optimilasasi keywords (wah, GA bisa juga sediakan data ini? Jelass.. Ini akan dibahas di poin berikutnya). Catatan penulis:Ini data dari blog saya yang kurang terurus ini. Data blog Anda bisa jadi lebih kompleks dan besaran nilainya lebih bervariasi.
  2. Cek halaman atau entry posting mana yang paling banyak mendapat kunjungan. Halaman yang paling banyak dikunjungi, harus lebih dioptimisasi lagi. Bila di halaman tersebut adalah review jualan produk Anda, link afiliasi harus dicek apakah masih berfungsi ataukah tidak. Dikombinasikan dengan keywords yang lebih dimaksimalkan agar makin bagus di mata mbah Google (manfaat yang ini akan saya bahas dientry berikutnya). Contoh dengan blog ini:


    Ternyata entry saya mengenai Gravatar mendapat page view terbesar. Disusul oleh instalasi Commenting System Disqus dan tentang Disqus vs IntenseDebate. Lho? Ini blog tentang bisnis online kok yang paling laris paling tips blogging? Wah, berarti Adminnya kurang beres dalam pilih niche atau pembahasan bisnisnya kurang banyak dan berbobot. Hei lihat, Saya sudah dapat satu action plan lagi dari data Google Analytics ini: Perbanyak entry tentang bisnis dengan bahasan yang berbobot, kalau bisa kontroversial (ilmu mbah dukun blogger), sambil tetap sekali waktu bahas tips blogging agar traffic dari peminat topik seperti itu tetap bisa dipertahankan.
Okay Sob, itu saja dulu manfaat dari Google Analytics. Manfaat-manfaat lainnya Saya bahas bagian ke-2. Ingat, semua nama dan kejadian yang disebut disini hanya demi kepentingan studi kasus dan kemashalatan bersama. Jadi, jangan tersinggung, tapi silakan berbangga. Catatan tambahan: Setelah menganalisa data Anda, ayo sharing action plan Anda untuk dua poin di atas dengan berkomentar di blog ini.

Credit to: Anna Williams for her insightful articles in Seo-News.

 

Yah, sudah saatnya Saya kembali menuliskan posting yang berkaitan dengan niche blog ini, yaitu liputan dan review tentang bisnis online, internet marketing dan peluang-peluang usaha lainnya di dunia internet. Walau saat ini minat sebagian blogger Indonesia tersedot oleh gegap gempitanya kontes SEO dengan tema Stop Dreaming Start Action yang diorganisir oleh Joko Susilo, bisnis harus jalan terus. Nah, berhubung Saya baru bergabung dengan salah satu bisnis yang diperkenalkan oleh Mas Arief Maulana (nggak tahu dia? Kebangetan), Saya akan bahas proses Saya dalam menjalaninya di blog ini. Peluang bisnis yang akan Saya angkat inipun naturenya bukan bisnis online. Tapi, kekuatan internet marketing mampu membuat bisnis 'offline' ini meroket popularitas dan skala bisnisnya.

Profil Bisnis Pulsa Dynasis

Ini Saya petik dari profil Dynasis di www.Dynasis.net
PT. Dynasis Golden Infinity (DYNASIS) adalah perusahaan distribusi dan layanan publik berbasis teknologi, dengan sistem pemasaran Viral Marketing.
Produk yang didistribusikan adalah voucher pulsa elektrik untuk hampir semua operator GSM dan CDMA di Indonesia (Indosat, Excelcomindo, Telkomsel, Mobile8, Bakrie Telecom dan Three). Sedang layanan publik apa yang dipenuhi oleh Dynasis adalah jasa layanan pembayaran rekening listrik, telepon dan air. Lalu, apa yang dimaksud dengan sistem pemasaran Viral Marketing? Tidak lain dan tidak bukan adalah sistem pemasaran yang mengandalkan kekuatan pembentukan jaringan/networking para member atau pelanggannya. Deskripsi di atas hanya mencakup secara kasar (dan sebagian kecil) apa bisnis Dynasis sebenarnya dan apa yang Bisnis Pulsa Dynasis ini bisa lakukan dan hasilkan untuk Anda!

Mengapa Saya bergabung dengan Bisnis Pulsa Dynasis?

Jika Anda menganggap bahwa bisnis ini adalah jalan singkat untuk cepat kaya (get-rich-quick), Anda salah besar. Stop dreaming my friends! Tidak ada kekayaan dan kemuliaan yang bisa diperoleh dalam waktu singkat atau dengan cara instan. Ini sama sekali bukan sistem seperti Mesin Uang Otomatis atau Arisan Bersama yang menjanjikan uang mengalir terus walaupun kita tidak bekerja. Lalu, mengapa Saya bergabung? Jawaban paling utama Saya adalah: Karena bisnis ini punya POTENSI untuk tumbuh besar! Berikut Saya detailkan alasan tersebut:
  1. Syarat dan prosedur untuk bergabung yang SIMPLE dan MURAH. Biaya pendaftaran GRATIS, tanpa iuran bulanan maupun target penjualan, mendaftar cukup dengan mengirim satu SMS dan bila Anda sudah punya HP, berarti tidak ada investasi tambahan lagi.
  2. Pulsa HP adalah komoditi yang sangat mudah untuk dijual. Ayolah, hampir 80 juta pengguna HP di Indonesia, dan terus bertambah. Setiap bulan hampir bisa dipastikan ada dana dikeluarkan untuk membeli pulsa. Penjual pertama yang kita temui setiap masuk sebuah daerah adalah konter pulsa dan warteg. Apalagi harga pulsa Dynasis rata-rata sama dengan harga pasar. Jadi, nyaris tidak dibutuhkan keahlian menjual. Dan Saya yakin, teknologi HP dengan pulsa prabayar umurnya masih panjang.
  3. Praktek bisnis yang SIMPLE. Sebenarnya, dengan bergabung di Dynasis, kita hanya merubah cara belanja pulsa prabayar kita saja. Bila biasanya beli pulsa melalui konter pulsa atau ATM, sekarang melalui Dynasis. Transfer dana untuk beli pulsa ke rekening Dynasis (besarnya terserah Anda. Untuk awalnya, samakan saja dengan budget pulsa selama ini), lalu mengisi pulsa dengan SMS. Gampang bukan? Gampang juga buat orang lain. Berarti, gampang juga mengajak orang lain untuk bergabung.
  4. Kekuatan Viral Marketing dan Tell Your Friend Reward. Setiap kita mereferensikan teman, saudara atau siapapun juga untuk bergabung dengan Bisnis Pulsa Dynasis, kita berhak atas persentase komisi dari transaksi pulsa Dynasis orang-orang yang kita referensikan tersebut. Dan komisi tersebut kita peroleh sampai level ke-10 downline kita. Apa maksudnya sampai level ke-10? Jadi begini, misal Anda merekut A1 menjadi downline Anda. Kemudian A1 merekrut A2, demikian seterusnya sampai A9 merekrut A10. Nah, setiap downline Anda belanja pulsa melalui Dynasis, Anda akan memperoleh komisi berdasar persentase dari nilai Business Value (BV = Harga Pulsa - HPP Pulsa). Bayangkan, berapa besar Anda mampu kembangkan downline (jumlah downline yang tepat di bawah kita (frontline) tidak dibatasi lho)? Dan bayangkan potensi besarnya komisi yang Anda bisa peroleh. Agar lebih gampang dalam membayangkan, Anda bisa lihat di sini.
Sekali lagi, ini bukanlah bisnis yang bisa membuat Anda menjadi kaya secara instan. Perlu niat kuat, ketekunan untuk menjalani prosesnya, target dan tujuan pribadi yang terukur serta memiliki time frame. Contohnya seperti target saya: setiap hari Saya menargetkan untuk menyampaikan bisnis ini pada 3 orang, dan berusaha keras agar 1 orang bergabung menjadi downline saya. 10 hari sejak bergabung, saya baru memiliki 17 downline. Masih belum aktif semua, tapi Saya berusaha agar kami semua sukses dengan bisnis ini. Bagaimana dengan Anda? Kapan hendak memulai bisnismu sendiri? Apa lagi yang Anda tunggu? Bergabung sekarang, atau tetangga Anda yang duluan mengajak Anda bergabung. Start Action NOW!

 

Mana yang lebih nyaman ketika bercakap-cakap: Saling memunggungi atau bertatap-tatapan? Tentu saja ngobrol dengan saling bisa melihat wajah lawan bicara kita bukan? Sama saja dengan mengobrol di blog, alias berdiskusi di komentar sebuah blog enaknya kalau kita bisa melihat photo wajah para komentator kita. Rasanya jadi lebih akrab.

Saya iri dengan para pengguna WordPress. Karena, by default, photo (avatar) penggunanya akan ditampilkan di setiap komentarnya (bila memang photonya dipasang ya). Bagi pengguna platform Blogspot, setiap saya menulis sebuah komentar di sebuah blog, frame yang seharusnya berisi photo saya hanya diisi oleh siluet kosong wajah orang atau avatar-avatar lucu (well, mungkin ada yang berpendapat: mending lihat avatar timbang wajahmu Di). Tapi, keinginan untuk tampil itu sangat besar. Coba saja lihat komentar saya di blognya Mas Habibie Reza (ketika belum punya Gravatar).

Tapi, jangan bersedih lagi. Buat saja profil Gravatar. Gravatar adalah Avatar yang dikenali/diterima oleh banyak platform, yang akan tampil di sebelah namamu di semua aktivitas Anda di blog, forum atau website. Gravatar juga kependekan dari Globally Recognize Avatar. Sekarang cek Gravatar saya di komentar yang saya ambil dari blognya Mas Tri Wahyudi. Lebih OK begini kan, ketimbang gambar keju berkacamata (hehe maaf lho Mas Habibie).

Memiliki Gravatar sangat mudah dan gratis alias Free. Sign up di alamat ini: http://en.gravatar.com/. Ikuti petunjuknya, dan Walla, kau sudah memiliki Gravatar-mu.

Pasti muncul pertanyaan: Saya menggunakan Blogspot untuk blogging. Bisa tidak mengaktifkan fitur Gravatar di blog saya? Maksudnya, bisa tidak para pengunjung blog saya yang sudah memiliki Gravatar, Gravatar-nya muncul ketika posting komentar? Well, sayangnya saat entri ini dipost, belum bisa. Kata mereka sih, sedang proses untuk mengintegrasikannya. Kita harap proses ini bisa cepat. Sumber: http://en.gravatar.com/site/implement/blogger

But don't worry, just be happy. Karena ada solusi yang mudah untuk pertanyaan di atas. Install saja Disqus di blog blogspot-mu. Para pengguna Gravatar dengan bahagianya akan melihat photo-photo narsisnya terpampang di blogmu. Untuk detail lebih lanjut tentang apa itu Disqus dan bagaimana instalasinya, silakan cek disini.

 

Akhirnya, Saya putuskan untuk menggunakan Commenting System Disqus untuk blog ini. Mulai entry post ini, komentar Anda di blog ini akan tampil dengan format baru. Silakan dicoba :).

Proses instalasinya sangat mudah. Berikut adalah langkah-langkahnya:
  1. Pastikan platform blogging adalah platform yang disupport: WordPress, Blogger/Blogspot, Typad, MovableType dan tumblr.
  2. Buat account di Disqus, dengan mengklik tombol Get Started. Masukkan e-mail, username & password.
  3. Masukkan alamat website/blog, judul dan short name blog (Disqus secara otomatis akan memilihkan namanya. Bisa dirubah).
  4. Pilih platform. Dalam hal ini berarti Blogger.
  5. Ikuti instruksi di halaman berikutnya: a) Masuk ke account Blogger Anda, lalu pilih Tata Letak> Edit HTML dan klik Download Full Template.

    b) Upload template yang baru didownload tersebut di tempat yang disediakan.
  6. Saya sarankan pilih "Use Disqus on future blog entries only" agar komentar-komentar di entry-entry yang lama tetap bisa ditampilkan. Konsekuensinya: entri-entri yang lama tidak memiliki format komentar Disqus.
  7. Setelah template Blog Anda di upload, di halaman berikutnya Disqus akan menampilkan template baru untuk Blog Anda (template dengan tambahan feature sistem komentar Disqus). Copy semuanya, dan paste di area Edit Template blog Anda. Ingat untuk klik Expand Widget Templates sebelumnya. Simpan.
  8. Pergi ke Pengaturan > Komentar dan rubahlah Default Komentar untuk Entri menjadi Entri Baru tidak memiliki komentar. Simpan. Dan selesailah proses instalasi Disqus ke Blog Blogspot Anda.

Setelah proses instalasi selesai, ada baiknya langkah-langkah pengaturan berikutnya dilakukan:

  1. Verifikasi dulu email Anda yang terdaftar di Disqus, dengan mengklik link yang dikirimkan ke email Anda.
  2. Login ke Disqus. Klik nama Blog Anda atau klik Admin, lalu pilih Settings.
  3. Lengkapi informasi-informasi yang ada di Settings.
  4. Untuk Options Feature, saya memilih Trackback (Menampilkan Link yang mengarah ke Entri Post Anda), Facebook Connect (komentator Blog bisa meninggalkan komentar dengan Profile Facebook-nya dan mem-broadcast komentar tersebut ke News Feed), Twitter Signin (komentator Blog bisa berkomentar dengan account Twitter-nya, dan mem-broadcast komentar tersebut ke status Twitter-nya.
  5. Setting Appearance / Tampilan form komentar Anda.

Untuk bisa menggunakan fasilitas Facebook Connect, Anda harus memasukkan kode API (application programming interface). Bagaimana mendapatkan kode API?

  1. Anda harus mengisi form pembuatan aplikasi baru facebook (create App) di alamat ini.
  2. Isilah judul aplikasi (apa saja). Setelah save, di halaman berikutnya API Key tercantum (di tab Basic)
  3. Klik tab Connect, dan isilah Connect URL dengan alamat blog Anda, dan base domain dengan Blogspot.com.
  4. Save. Dan copy API key ke setting Facebook connect di account Disqus Anda. Selesai.

Itu saja yang sampaikan mengenai instalasi Disqus. Bila ada yang sudah menggunakan fasilitas Video Comments, tolong disharing pengalamannya.

 

Commenting System for Blogger: Disqus vs IntenseDebate

14 komentar - Post a comment

Menurut Saya, selain form komentar tidak secara default tampil inline dengan post entry, ini adalah salah satu kekurangan platform Blogger yang cukup fatal, yaitu: sistem defaultnya tidak bisa nested/threaded comments! Sudah berputar-putar di penjuru internet, belum ada juga hack yang handal untuk tuntaskan masalah ini.
Ada satu hack oleh Shams Mahmood di Shams' Blog: Threaded Comments in Blogger" untuk membuat format komentar di Blogger menjadi nested/threaded. Cukup rumit buat saya yang awam HTML. Perlu diutak-atik lagi agar tampilannya bisa bagus. Yang membuat Saya kurang sreg untuk menggunakan hack ini adalah: form untuk posting komentar harus terbuka di windows baru! Ini berarti pekerjaan tambahan untuk pengunjung (pokoknya kemudahan pengunjung nomor 1 dah).
Mengapa Saya ngotot untuk memiliki format komentar yang bisa nested/threaded? Karena dengan format komentar dimana setiap pengunjung bisa menempatkan komentar tepat dibawah komentar pada siapa komentar tersebut ditujukan, potensi untuk membuat suasana diskusi yang hidup jadi lebih mudah. Untuk lebih mudahnya membayangkan, di bawah saya tampilkan screenshot dari komentar di blog ini dan komentar yang nested dari blog Saya lainnya (mandimatahari.blogspot.com)


Terlihat sekali bukan, kalau diskusi di blog MandiMatahari terlihat lebih hidup. Untuk di blog tersebut Saya menggunakan jasa moderasi komentar Disqus
Awalnya, Disqus lebih unggul dibanding IntenseDebate terutama karena hal berikut ini: Email replies. Setiap ada komentar baru di blogmu, maka Disqus akan mengirimkan email notifikasi ke alamat email yang terdaftar di Disqus. Untuk membalas komentar tersebut, tinggal reply email tersebut. Atau balas dengan kata Delete, bisa ingin menghapusnya. Berlaku juga bila komentarmu di suatu blog yang menggunakan Disqus mendapat komentar balasan, Disqus juga akan mengirimkan email tentang balasan tersebut. Tapi, sekarang IntenseDebate-pun sudah mengadopsi fitur ini. Akhirnya Saya memutuskan untuk memakai Disqus di blog tersebut adalah karena Saya lihat orang-orang di Disqus sangat supportif, mendengarkan feedback dari para penggunanya dan memberikan respon yang baik dan cepat.
Bagaimana menurut Anda? Perlukan memakai jasa commenting system pihak ketiga? Ataukah tetap setia menanti upgrade dari Blogger? Please jangan usulkan untuk pindah ke WP :P...

 

Apa sebenarnya Software Mesin Uang itu?

11 komentar - Post a comment

Sebenarnya posting ini flashback ke pengalaman Saya beberapa bulan yang lalu. Coba cek deh, iklan-iklan teks KumpulBlogger, atau KlikSaya atau juga AdSense Camp. Lihat iklan-iklan dengan tagline seperti "Software Mesin Uang", atau "Software Pengumpul Uang", banyak bertebaran. Bahkan, teman satu kantor Saya ada yang baru mencobanya! Ini screenshot yang saya ambil dari blognya Felix Benny Aditya dan dari blog Dek Wahyudi pada tanggal 16 Mei 2009.

Lihat saja, dalam satu kotak iklan KumpulBlooger tersebut, ada tiga iklan untuk produk Software Mesin Uang yang sama (yang saya beri tanda lingkaran biru). Di iklan AdSense Camp juga ada. Kedua iklan tersebut saya ambil pada waktu yang hampir bersamaan. Dan tahukah Anda, semua iklan itu mengarah ke "produk" yang sama dengan yang coba pasarkan beberapa waktu yang lalu, walaupun pemiliknya berbeda-beda. Nama produknya adalah Smart Machine System (What a name :P ).

Apa sih sebenarnya Software Mesin Uang "Smart Machine System" itu. Dari selling page-nya kita akan kesusahan menangkap bagaimana sih software ini bekerja. Cuma disampaikan dengan agak memutar-mutar bahwa sistem ini unik dan mampu mendatangkan uang terus menerus ke rekening kita. Well, dengan begitulah biasanya orang-orang jadi memutuskan untuk membelinya. Berikut ini faktanya:

  1. Yang dimaksud dengan "software" disini adalah SCRIPT WEBSITE! Ya, yang Anda beli adalah script untuk membuat website yang persis sama dengan selling page produk ini. Anda membeli script tersebut, meng-upload-nya ke internet, orang lain melihatnya dan tertarik, dan kemudian dia pun memiliki website yang sama persis dengan milik Anda. Hanya berbeda di alamat, nama & nomor rekening :).
  2. Poin ini saya anggap yang paling "menjual": Pernyataan bahwa Anda tidak perlu membuat website, membuat blog atau membuat e-book. Karena hal-hal yang terlihat rumit seperti pembuatan website, menakutkan buat orang awam atau newbie. Tapi catat baik-baik, Anda tetap harus membeli nama domain dan membayar sewa hosting! Ada memang jasa nama domain dan hosting gratis. Tapi tidak mudah aplikasinya buat pemula. Apalagi, panduan yang tersedia hanya untuk instalasi di domain berbayar (EazySmart).
  3. Kata-kata otomatis dalam selling page bukan berarti setelah Anda beli & launch website Anda, uang akan langsung mengalir. Anda tetap HARUS menarik orang-orang datang dan melihat website Anda ini. Atau dengan kata lain, Anda harus MEMASARKANNYA. Bisa dengan beriklan, kirim e-mail ke teman-teman, melalui Facebook atau spamming melalui e-mail, blog-blog atau forum-forum (sangat tidak dianjurkan). Intinya, Anda harus tetap membuat orang-orang tahu tentang keberadaan website Anda ini, dan membuat mereka datang. Not so automatic, huh. Sistem default-nya tidak memungkinkan Anda membuat orang lain (member Anda) memasarkannya untuk Anda. Karena, begitu dia menjadi member Anda dan kemudian dia mendownload & me-launch websitenya sendiri, tentu saja yang dipasarkan adalah website milik member tersebut. Tidak seperti sistem re-seller yang dianut oleh UangPanas & Formula Bisnis (itulah mengapa, uang mengalir terus ke kocek Mas Haryo & Pak Joko Susilo, tanpa beliau-beliau tersebut repot memasarkan sendiri produknya. Orang lainlah yang melakukannya).

Itulah yang bisa Saya sampaikan tentang produk Smart Machine System (dan yang sejenisnya). ini. Semoga bisa berguna. Have a great day!

 

Update: Komentar disemat di bawah post

5 komentar - Post a comment

Halo, meng-update postingan terakhir saya tentang masalah di embedded comment, dengan ini saya nyatakan bahwa masalah tersebut sudah terpecahkan. Saya hanya kurang teliti dalam menempatkan baris kodenya. Ternyata, dengan pendekatan yang kedua, yaitu:

.. dengan mencari baris kode ini:

<b:include data='post' name='comments' />

Kemudian, tepat setelah baris kode tersebut tambahkan baris kode berikut ini:

<b:include data='post' name='comment-form'/>

berhasil memecahkan masalah Saya. Kotak komentar tersemat dengan manisnya di bawah entry post. Senangnya :). Have a great day..

 

Find Me Here

Marketing Blogs - BlogCatalog Blog Directory